Anton Movie Review : Pan’s Labyrinth
Saturday, June 30th, 2007Guillermo del Toro akhirnya bikin film berbahasa Spanyol dan keren pula. Pan’s Labyrinth tipe film fantasi tapi jangan salah, yang ini bukan buat anak2 tapi adult only, mengingat banyak banget adegan sadis yang membelalakkan mata. Ceritanya bermula dari seorang gadis cilik bernama Ofelia yang ikut mamanya menemui bapak angkat, Capitan Vidal, seorang kapten yang keji banget. Menunggu kelahiran sang adik yang masih dalam kandungan, Ofelia berteman dengan Mercedes, sang kepala pelayan. Di tengah jalan, Ofelia bertemu dengan Faun, sesosok makhluk aneh yang bilang kalo Ofelia adalah putri kerajaan underground yang hilang lantaran pergi ke dunia manusia dan terlahir menjadi mortal manusia biasa. Untuk bisa kembali ke kerajaannya, Ofelia harus memenuhi permainannya sebelum full moon. Nggak segampang itu, karena masih ada Capitan Vidal yang diserang oleh sekelompok gerilya yang ternyata Mercedes menjadi salah satu mata-matanya. Kekejaman demi kekejaman pun terjadi dan Ofelia harus sekaligus menghindari Capitan Vidal.
Katanya sih, dari screening pas Cannes, film ini dapet applause selama 22 menit dari audience. Tapi menurut gue nggak segitunya juga kali. Maksud gue, gue suka film ini, ide ceritanya keren dan biasa, adegan sadis2nya gue suka banget. Tapi nggak sehebat itu sampe perlu applause selama itu. Nggak penting deh, nggak pegel tuh tangan? Kalo gue pribadi sih cukup kasih applause 1 menit udah pegel semua. Yah, buat loe yang cari hiburan yang beda dari biasa (bahasanya spanyol loh, lumayan buat belajar, siapa tau bisa jadi bintang telenovela kalo udah pinter) dan sama sekali nggak Hollywood, Pan’s Labyrinth boleh juga dijadiin referensi. Keren!
Overall score : 4 from 5 stars