Anton Movie Review : The Good German

Sekilas, kita bakal mengira The Good German adalah film jadul, setidaknya dari tahun 40-an. Memang sih settingnya tahun 1945 di Jerman yang baru aja kalah perang dunia 2. Gaya film sampai score musicnya semua dibuat seolah-olah film kuno. Logo Warner Bros pun dibuat ala jadul. Kalo saja kita nggak mengenal wajah George Clooney, Tobey Maguire, Cate Blanchett, dan film ini nggak pake tata suara 5.1, ketipulah kita sudah.

Sekali lagi, ini adalah produksi tahun 2006 dan sutradaranya adalah sutradara nyentrik namun jenius, Steven Sorderbergh yang terakhir bikin gue ketiduran lewat film yang ga gue mengerti, Full Frontal (what da f**k is this?). Tapi kali ini dia berhasil gue berdecak kagum.

Setengah film pertama film berjalan agak membosankan, karena melulu disuguhi latar belakang Tully (Tobey Maguire) dan Jake Geismer (Clooney). Tapi begitu Tully tewas, cerita mulai bergulir menarik dan tanda tanya demi tanda tanya bermunculan dan sedikit demi sedikit mulai terkuak. Karakter Lena Brandt (Cate Blanchett) pun mulai menunjukkan pentingnya karakternya, belum lagi misteri siapa itu Emil Brandt. Sebuah film drama thriller yang menarik untuk diikuti, dibumbui sedikit politik, apalagi dibuat dengan gaya Hitchcock gitu, misterinya semakin seru.

Pokoknya di ending, bakalan ada sebuah twist yang ga diduga sebelumnya, terutama tentang siapa pembunuh Tully dan identitas asli Lena Brandt. Ga bakal gue kasih tau disini ntar ga asik lagi nontonnya.

Buat kamu yang agak alergi liat gaya2 jadul (kayak temen gue yang berinisial Er), rasa2nya Good German bakal bikin kamu tertidur nyenyak sampai esok pagi menjelang. Tapi buat kamu yang suka gaya nyeleneh dalam sinematografi dan menggemari film thriller yang menyimpan misteri sampai akhir, dan penggemar film bersetting perang dunia II, Good German bisa jadi pilihan yang pas buat mengisi waktu luang kamu, wajib tonton malah. Kualitas akting ketiga pemeran utamanya memang ga perlu dipertanyakan lagi, ditambah cerita yang menarik dan gaya yang unik (hitam putih) dan semua elemennya bergaya tahun 40-an, jadilah Good German.

Overall score : 4 from 5 stars

Leave a Reply