Bourne Ultimatum remains…
Setelah terpuaskan oleh laga para robot Transformers dan aksi come back John McCloud di Die Hard 4.0 yang benar2 menyegarkan mata dan telinga, ada satu lagi neh film action blockbuster yang patut ditunggu : The Bourne Ultimatum yang merupakan seri terakhir dari trilogy Bourne : (sebelumnya) The Bourne Identity dan The Bourne Supremacy. Buat yang belum nonton, gue saranin nonton dulu deh dua prekuelnya ini. Karena menurut gue film yang diangkat dari novel best seller di US karangan Robert Ludlum. Yah, bandinginnya sama seri novel James Bond (Ian Flemming) atau Jack Ryan (Tom Clancy), yang semuanya best seller di masanya. Kalo Ben Affleck gagal di pasaran karena peran Jack Ryan di Sum Of All Fears (kharismanya dikalahin Morgan Freeman sih), Matt Damon, sang sahabat sejati dari dulu ga mau kalah mencoba memerankan tokoh serupa, Jason Bourne yang ceritanya lebih rumit dan penuh intrik.
Bedanya, Jack Ryan tidak terlalu jago dalam berkelahi, tapi neh orang otaknya encer banget dan jago menganalisis, itu yang jadi kekuatan utama Jack Ryan. Sedangkan Jason Bourne adalah mata-mata yang misterius lantaran dari pertama dia mengalami amnesia tentang siapa sebenarnya dirinya. Di Bourne Identity, justru tiba2 dia diserang oleh berbagai pihak, termasuk para petinggi. Ternyata, Bourne punya kemampuan di atas rata-rata dalam berkelahi dan menggunakan senjata. Itulah kekuatan utama Jason Bourne. Kekuatan cerita Bourne juga terletak pada kemisteriusan sosok Bourne sendiri sehingga kadang kita bakal dikejutin oleh peristiwa2 yang nggak terduga seputar Jason Bourne.
Kedua film pertamanya mendapatkan sambutan yang cukup bagus di Box Office, makanya sekarang ga sabar lage neh menunggu sangarnya Bourne Ultimatum yang bakal dikumandangkan tepat Independence Day Indonesia, 17 Agustus 2007 (di US, di Indonesia semoga barengan ya?!). Kalo penasaran coba deh cari2 tau atau baca novelnya dulu. Ga rugi kok, abis berisi banget.
So, what is Jason Bourne’s Ultimatum? Let’s hear it this August.