Archive for August, 2007

KATARSIS (Kabar Seputar Artis) - 4th week of August 2007

Sunday, August 26th, 2007

Owen Wilson’s Suicidal. Kaget juga pas denger kabar ini but it’s true. Nggak nyangka banget kalo biasanya kita liat dia di layar bisa act that crazy, kayak di Shanghai Noon atau di Zoolander yang konyol abis. Bahkan mukanya udah notabene komedi. But who knows what’s the matter with him? Menurut sumber, Wilson ditemuin dalam keadaan koma dengan nadi yang udah teriris. Ughhh…untung aja nyawanya masih bisa diselamatkan. Shit dude, what the hell have you done? Sekarang masih dirawat di rumah sakit. Well, I hope you can get better soon so you would tell us what makes you commited suicide!

More and More High School Musical to See.

High School Musical rupanya udah jadi icon tersendiri buat per-TV-an Amrik, khususnya buat Disney Channel yang udah jadi franchise tambang emas tersendiri. Sekuelnya yang baru diputar beberapa minggu lalu aja menguasai rating di TV Amrik. Konon katanya penontonnya tertinggi setelah season finale dari The House. Sekarang sih tim penulis naskah lagi menggarap script buat HSM 3 yang direncanain tayang di TV awal tahun 2008. Belum kelar HSM 3, HSM 4 sudah mulai dibicarakan dan bahkan ada omongan untuk membawa FTV ini ke layar bioskop. Yah, gitu d kalo udah liat duit, ga bisa berhenti untuk minta lebih. Semoga aja ceritanya dan lagu2nya jadi ga makin ngaco dan asal.

Kirsten Dunst’s Getting Bored of Being A Weak Victim.

Bosan selalu jadi sandera tak berdaya musuh2 SpiderMan, apalagi cintanya yang meng-gantung dengan Peter Parker, Kirsten Dunst banting setir jadi superheroes. Yap, dara berambut pirang (tapi jadi merah kala memerankan MarieJane) ini bakal nongol jadi salah satu heroes di second season serial paling booming tahun ini, Heroes. Tau deh kekuatan apa yang bakal dimiliki Neng Dunst ini. Yang pasti season 2 dari serial ini bakal mulai tayang di NBC (US) mulai September 2007. Di Indonesia? Nikmati aja bajakannya kali ya!

The Housewives are Back for The Fourth Installment. Tante2 girang di Desperate Housewives bakal balik lagi di season ke-4 juga di bulan September 2007 ini. Sementara buat yang di Indonesia, nikmati dulu deh season 3-nya di StarWorld yang tayang tiap Rabu jam 20.00 dan rerun-nya jam 23.30.

Will.I.Am Goes Solo. Eh, maksud gw bukannya bang Will mau ke kota Solo lho. Emang sih Oktober ntar BEP mau konser di Indo tapi bukan itu maksudnya. Tergiur melihat kesuksesan Fergie yang solo karir, Will ga mau ketinggalan. Bulan lalu single solo pertamanya dirilis dengan titel I Got It From My Mama yang groovy abis. Albumnya sendiri bakal keluar 25 September 2007 mendatang dengan tajuk Songs About Girls. Keluarnya album solo Will bukan berarti BEP bakal bubar lho. Setidaknya sampai sekarang masih belum ada omongan seperti itu.

Jenna Jameson’s Resignment. Sebagai anak muda yang begaul, tau donk sama tante dedengkot-nya Vivid Interactive ini? Yap, tante bertetong super ini lagi pengen mundur dari dunia per-bokep-an karena merasa udah ga cocok lagi (secara udah ga muda lagi gitu). Eh bukan berarti taubat toh, Tan? Mentang2 udah mau bulan puasa, neh tante dapet hidayah. Katanya sih si tante mau melepas implan tetong-nya yang katanya berat dan setiap kali jogging bikin ga nyaman. Hehehe…emang enak punya tetong gedhe2?

Anton Movie Review : Adaptation (2002)

Sunday, August 26th, 2007

Adaptation Film lama sih (keluaran 2002) tapi rupanya jarang ya ada yang tau film ini. Buat yang ga tau, ini adalah the latest work of Charlie Kaufman, penulis naskah nyentrik yang sering melahirkan karya2 nyentrik bin ajaib macam Eternal Sunshine Of The Spottless Mind dan Being John Malkovich. Kalo belum nonton keduanya, mending nonton juga deh. Beda kok dibanding film2 lain.

Cerita bergulir seputar Charlie Kaufman sendiri (diperankan Nicolas Cage) ketika syuting Being John Malkovich sedang berlangsung. Charlie sedang menulis screenplay baru yang diangkat dari buku tentang Ghost Orchid, anggrek langka karangan Susan Orlean (Meryl Streep seperti biasa bermain dengan gemilang) yang menceritakan pengalamannya bersama John Laroche (Chris Cooper), ahli botani bergaya hippies yang semua gigi bagian depannya hilang. Kisah ketiga tokoh ini berjalan secara paralel. Kembali ke Charlie yang lagi suntuk gara2 ga ada ilham soal screenplay barunya lantaran isi bukunya itu tidak memungkinkan untuk dibuat screenplay yang menarik buat sebuah film. Belum lagi muncul Donald (juga diperankan oleh Cage), saudara kembarnya yang juga lagi mencoba jadi screenplay writer untuk film The Three. Frustrasi, Charlie memutuskan untuk bertemu langsung dengan Susan. Bukan hal yang mudah karena Charlie suka grogi dan berkeringat deras kalo berhadapan dengan wanita. Donald punya ide untuk memata2i Susan dan dari situ terkuak rahasia antara Susan dan Laroche yang tak terduga dan berakhir tragis. Karakter2 yang ditampilkan unik2 banget, seunik cerita dan gaya penceritaannya.

Satu hal unik yang gw dapet dari film ini. Agak sedikit spoiler neh, ternyata screenplay yang sedang ditulis oleh Charlie dalam film adalah screenplay dari film ini sendiri. Bener2 ga ketebak dari awal. Unik banget kan? Di credit sih ditulis kalo ini based on true story dan beberapa hal difiksikan. Well, kalo udah liat filmnya, loe pasti bertanya2, benarkah semuanya real story? Secara banyak kejadian2 mengejutkan di sini. Kalo film The Three yang ditulis oleh Donald Kaufman sih memang bener2 ada dan Donald Kaufman memang benar2 sudah meninggal. Tapi apakah benar penyebabnya sama seperti dalam film? Well, I guess nobody’ll know the truth. Just enjoy this unusual and unique show. Justru tebak2 sampai sejauh mana true-nya dan sejauh mana fiksinya itu yang bikin Adaptation semakin menarik ditonton. Buat yang pengen jadi screenwriter, Adaptation wajib tonton, bisa memberi masukan2 dan inspirasi2 berharga. Te O Pe!!!

Overall Score : 4.5 from 5 stars.

Oh I love StarWorld

Sunday, August 26th, 2007

OH I LOVE STARWORLD. Selain Heroes, 30 Rock, dan seabreg serial keren lainnya yang selalu gw tonton tiap minggunya, minggu ini SW punya kejutan. Desperate Housewives Season 3! Catet ya, mulai Rabu ini, tiap Rabu jam 8 malam dan re-run jam 23.30 (abisnya Heroes). Wah makin seru neh. Konon dari trailernya menarik banget. Tante2 girang yang kesepian (tipe gw banget!) ini nongol lagi dengan problematikanya : ada yang Aching For Perfection (Bree banget, siapa lagi?), Thirsty For Blood (Hah? Gabrielle tidak sengaja membunuh Carlos?), Hungry For Love (Susan? Wahahaha…tetep aja neh tante), dibakar cemburu (kenapa lagi Lynette?), dan ada yang pengen Revenge (siapa lagi kalo bukan Eddie Brit?). Wah makin rame neh. Secara season 2-nya ditayangin jam 9 pagi (sialan, emangnya telenovela ibu2?), gw kan ga bisa tonton terus.

Selain Desperate Housewives, ada Ugly Betty yang merupakan American remake dari Betty LaFea. Dari trailernya sih keliatah konyol abis. Apalagi ada Salma Hayek dalam jajaran cast-nya. Wah pasti seru. Jadi pengen nonton. Jangan lupa deh tiap Selasa jam 7 malam, mulai this week. Oh I love StarWorld!

BrainBeat : 4th Week of August 2007

Wednesday, August 22nd, 2007

Otak manusia kapasitasnya terbatas, sama seperti otak gw jg (karena gw jg manusia). So, ga mungkin donk semua lagu melodinya nangkring di otak gw. Makanya ada lagu2 yang harus keluar dari otak gw dan ada juga lagu2 baru yang terekam dengan jelas di otak gw minggu ini. Well world is a cruel place, and so is my brain.

Kanye_west_2
1. Stronger - Kanye West. Mr. Kanye akhirnya berhasil merebut hampir 70% isi otak gw. secara gw udah mulai hafal juga dengan liriknya yang asik banget. So, congratulations sir, tak salah Anda udah Graduation (judul album barunya). Oya buat informasi, the latest albumnya ini bakal rilis tanggal 11 September 2007 (wah, gila banget neh orang dalam memilih tanggal yang sensitif). Don’t act like I never told ya, that’s how long I’ve been on ya!

Akon_1
2. Sorry…Blame It On Me - Akon. Ini adalah single ketiga dari album Konvicted setelah Smack That Ass dan Don’t Matter dan single ini cuma ada di Konvicted Deluxe Edition. Seperti biasa, lirik2 dan karakter suara Akon yang terdengar mellow dipadu dengan music yang beat-nya cukup earcatchy sehingga tidak terdengar cengeng dan tetap bisa bikin kepala angguk2 geleng2 tunduk2. Ada yang menarik dari lirik single ini, ada yang bunyinya : "Maaf gw ga bisa nemenin loe karena gw lagi tour bareng Gwen Stefani". Well, come on Akon. Tugas loe kan cuma ngomong "Woo Hooo…Oh Weeee…." di The Sweet Escape-nya Gwen. Ngapain mesti ikut tour, direkam aja napa. Ya elah…elah…elah…eh…

R_kelly
3. Same Girl - R. Kelly & Usher. Setelah kolaborasi-nya dengan Jay-Z berakhir dengan permusuhan (lewat album dan tour Best of Both Worlds), Kelly mencoba berkolaborasi dengan bintang R&B yang baru aja nikah, Usher Raymond. Apakah akan timbul bencana lagi? Well, let’s see. Mengenai lagunya, rythm-nya mirip Sorry 2004-nya Ruben Studdard, sounds so romantic. Tapi setelah loe denger liriknya, wah lucu banget bo. Jadi Kelly dan Usher tuh lagi curhat2an soal cewek baru mereka. Setelah lama mereka baru nyadar kalo cewek mereka tuh orang yang sama dan mereka berdua tuh dikadalin sama cewek. Duh, kasihan banget ya bo. Boleh aja mereka superstar tapi soal cewek aja masih bisa dikadalin. Hehehe…

Eve
4. Tambourine - Eve feat. Swizz Beatz. The Crazy Bitch is back! Single pertama dari album Here I Am yang bakal dirilis 16 Oktober mendatang. Melihat dari beatnya, gw yakin neh single bakal jadi The Beat Of The Year! Asik banget buat shakin’ my ass like JLo. Sumpah, buktiin deh. Otomatis banget pantat loe bakal goyang2. Dari divisi music, diselipin sound2 unik seperti klotek’an sendok di atas keramik. You rock gal!

Sean_kingston
5. Beautiful Girls - Sean Kingston. Tumbang dari posisi puncak di otak gw, Sean Kingston udah di ujung2 saraf, siap2 dibuang dari memori. It’s okay, your song’s still beautiful boy, that’s why it will never work. It’ll have you suicidal suicidal suicidal when I say it’s over.

Muzdates : Black Eyed Peas Phunks Indonesia!

Tuesday, August 21st, 2007

Baru saja gw dapet update kabar terbaru dari temen2 Java Musikindo dan ini bener2 good news buat fans Black Eyed Peas. Yap, Will.I.Am, Fergie, Taboo, dan Apl.De.Ap bakalan phunks Indonesia! Tepatnya tanggal 20 Oktober 2007 di Istora Senayan Jakarta. Buat info lebih lanjut langsung aja tanya koneksi gw di Java Musikindo. Makanya dari sekarang buru2 menabung buat lihat pinggul sexy-nya Neng Fergie. Hey Mama!!!

Waiting List : Rush Hour 3, Invasion, Hairspray

Sunday, August 19th, 2007

We’re now at the end of summer 2007 dan masih ada beberapa film keren yang siap rilis di Indonesia di medio Agustus-September. Secara bulan Desember yang biasanya juga diramaikan banyak film2 keren, tahun ini belum ada film2 yang menarik untuk ditonton di akhir tahun, kecuali Fred Clause, dan Bee Movie. Ga tau juga kenapa sepi, mungkin semuanya udah pada tumpah ruah di summer, jadi ga ada ampas2nya sama sekali. Padahal overall summer ini banyak yang mengecewakan. Yang mungkin memuaskan cuma Transformers, Die Hard 4.0, Simpsons Movie, dan Bourne Ultimatum, selebihnya benar2 mengecewakan! Oya jangan lupa Saw IV yang rilis Oktober.

Ok enough with the past, back to the end of summer yang udah ada 3 film keren dipersiapkan, here we go:

  • Rush_hour_three_ver2_xlgRush Hour 3. Setelah tertunda beberapa kali lantaran Chris Tucker yang minta bayaran lebih, akhirnya kelar juga dan tayang di bioskop. Secara cerita sih gw ga terlalu tertarik, standard lah, mafia2an di Perancis (masih ingat cerita Kiss Of The Dragon?). Tapi tetep donk kolaborasi "The Fastest Hand from The East" dan "The Fastest Mouth from The West" menarik buat disimak. Dari trailernya, menarik juga buat ditonton minggu ini (secara mulai minggu ini udah main reguler). Adegan2 aksi baku hantam standard, dan beberapa guyonan2 budaya, seperti pengucapan nama Yu (Cina) yang mirip You (English), guyonan basi sih, dulu pernah dilontarkan di Rush Hour 2. Ya ga ada salahnya buat mengisi waktu luang. Apalagi di Amrik, udah berhasil mempecundagi Bourne Ultimatum dari tahta jawara Box Office, wah patut diperhitungkan juga neh.
  • Invasion_ver3 The Invasion. Trailernya lagi gencar2nya diputer di AXN, menarik pula. Ada Nicole Kidman dan Daniel Craig lagi dikejar2 di sebuah tempat yang keliatan futuristik banget. Sepintas gw mikir neh film bakal jadi film action thriller futuristik macam Minority Report atau The Island. Yang pasti jujur trailernya mengundang penasaran banget buat gw. Di Indonesia kabarnya rilis tanggal 29 Agustus 2007.

  • HairsprayHairspray. Musical Drama selalu menarik ditonton, apalagi dibungkus dalam bentuk komedi. Tahun ini sebuah remake dari film yang juga pernah dibuat versi panggung Broadway, diusung ke layar lebar dengan bintang2 yang lumayan bikin penasaran : John Travolta (akhirnya he’s back to sing and dance after Grease and Saturday Night Fever 20 tahun yang lalu!), Michelle Pfeiffer, James Marsden (yang jadi Cyclops di X-Men Trilogy), Queen Latifah (Chicago, Bringing Down The House), Christopher Walken (Rundown), Amanda Bynes, Brittany Snow (John Tucker Must Die), dan Zac Efron. Wah rame juga ya. Apalagi setelah tau peran yang akan dibawakan John Travolta adalah seorang wanita overweight. Oh shit! What the fuck is this? Tapi lucu juga kok. Hehehe… Gaya filmnya konon bakal full colour dengan nuansa 70-an, so Disco baby! Di Amrik sekarang lagi di posisi 6 Box Office, dan entah kapan bakal menggoyang bioskop Indonesia. Yang pasti gw tunggu banget neh…

CuRious : Young, Fabolous, and LONELY

Friday, August 17th, 2007

Yeah, yeah, yeah that’s me lately. Young, fabolous, and LONELY! Beberapa hari belakangan ini gw dilanda insomnia tingkat berat. Mungkin gara2 keseringan dengerin lagu Do You Know-nya Enrique Iglesias yang albumnya berjudul Insomniac, jadinya nular.

Semenjak masuk kuliah lagi, gw baru sadar bahwa semester ini can be the worst semester I’ll ever have. Frekuensi ketemuan gw dengan sahabat2 gw, gank gw, dan teman2 lain gw bakalan berkurang abis. Well, at least there will be much more time to hang out rather than to study at the campus. But come on, not every single day I’ll spend with ‘em. Dan itu udah mulai gw rasain minggu ini dimana gw merasa lonely banget di rumah. Emang sih I can watch my movies collection secara ada puluhan film yang selama ini belum sempat gw tonton, tapi ngga bisa juga kalo gw habisin all the time by watching movies. Total bore you know.

My best friend, D, kita sepakat untuk jaga jarak sementara sampai keadaan lebih kondusif. Gw mah bisa aja menolak itu dan melabrak You-Know-Who, tapi udah lah. Buat apa digedein lagi permasalahannya. Sudah cukup D menderita selama ini gara2 You-Know-Who, kasihan kalo masih harus ditambah permasalahannya. Finally we decided to stay each other away for awhile. I can understand that, demi kebaikan bersama. Gw tau ga cuma gue yang merasa ini sulit, D pasti juga merasakan hal yang sama. Dampaknya, gw semakin merasa the loneliest guy in this motherfucking whole world! Mana sahabat2 gw yang lain masih pada di Jakarta lagi, paling tidak sampai bulan depan. Oh, guys, I really miss you all, come home soon please!

The people I love these times, D, J, and some others, I really miss ‘em all. Sumpah, gw belum pernah melewati hari-hari kayak gini. Baru kali ini gw merasa lonely banget. Hari Jumat, 17 Agustus ketika seluruh rakyat Indonesia sedang bersorak gembira merayakan kemerdekaan, gw mencoba untuk bersantai di kamar adik gw, sambil nonton In Her Shoes, another old Cameron Diaz movie yang baru sempat
gw tonton. Gw baru sadar betapa enaknya nonton di sini, posisi TV-nya pas banget dengan ranjang, so bisa nonton sambil bersandar di ranjang, jaraknya pas banget. Gw lantas jadi berangan, wah pasti enak banget ya nonton film kayak gini ditemani seseorang, someone I love, or someone who loves me, someone I don’t know who, di samping gw, sambil hug each other, dan ikut2an kissing ketika sedang adegan kissing di akhir film. Oh, how romantic! Kapan ya gw bisa merasakan? dan pertanyaan yang lebih penting, ada nggak ya yang mau seperti itu with me someday? Kok gw jadi jualan gini ya? Oh, fuck that, I don’t give a shit anymore.

After the movie ended, the dreams ended too. Family ngajak dinner di luar, katanya sih di depot di Kedungdoro yang itu (murah tapi enak dan porsinya banyak pula) so I didn’t go changing clothes. Eh, ternyata diajak di D’Cost Seafood yang katanya “mutu bintang lima harga kaki lima”. Well ok, tagline basi. Gila man, crowded banget. Pake waiting list segala, kayak resto bintang 5 di Manhattan aja,
yang waiting list-nya sampai berbulan2. Oh, I hope it’s worth the wait. Sumpah, kesan pertama, I don’t like this place, too crowd, not cozy at all, walaupun interior modern minimalis. Tapi menu2nya ok banget ternyata dan harganya itu terjangkau banget. Satu lagi neh yang bikin gw kaget setengah mati, waiter-waitress-nya mencatat pesanan ga pake kertas dan bolpen bo, tau ga pake apaan? PDA man!
Gila, gw aja ga punya PDA, nah ini malah diumbar. Ok, ok, bolehlah gw kali ini terkesan. All those pluses point, tapi tetep aja gw ga bisa melupakan one minus di awal kesan. Not bad! Mana waktu bayar, dikasih voucher gratis satu ekor ikan bakar patin lagi, wow, lumayan neh. It worths IDR 20,000 man! Lumaayan banget kan? Yah, itulah the end of the Friday yang katanya The Cure, Friday I’m In Love tapi yg gw rasakan Friday, I’m so lonely. Malamnya, setelah Heroes (episode yang ternyata pernah gw tonton di Trans TV, Six Months Ago, episode terpenting dari Heroes yang menjelaskan segalanya, termasuk siapa itu Sylar dan kenapa korban2nya selalu dalam keadaan skull terpotong dan otaknya hilang) kelar, gw kembali ke kamar adik gw yang dalam beberapa hari ini berhasil menyembuhkan insomnia gw, tapi ternyata malam ini ga bisa. Tetep aj gw insomnia. Son of a bitch. Ya udah d, gw ikutin aja apa mau mata gw. Akhirnya molor juga…

BrainBeat : 3rd week of August

Wednesday, August 15th, 2007

Music udah jadi bagian terpenting dari hidup gw. Di profile gw udah bikin lagu2 yang lagi gw dengerin banget minggu ini. Karena keterbatasan halaman, so gw cuma tampilin judul dan penyanyinya di situ. Untuk review lengkap, ini neh, gw kasih commentnya di sini :

Sk_album
1. Beautiful Girls - Sean Kingston. Well, inilah lagu yang paling sering gw dengerin minggu ini. Lagunya agak reggae dengan rythm yang ringan bikin enak banget dikupingin saat santai walaupun saat pengen dance a lil bit. Light and cool. Anyway Sean Kingston adalah breakthrough male performance tahun ini. Kalo dari vocalnya sounds a lil bit old and slim, tapi kalo udah liat videonya loe langsung kaget liat tongkrongannya yang masih dibawah 20 tahun dan berbadan agak subur (a lil bit reminds me of Fat Albert). Sukses terus ya bro, jangan cuma jadi one hit wonder.
The Chorus :
You’re way too beautiful girl.
That’s why it will never work.
You’ll have me suicidal, suicidal
When you tell me it’s over
Damn all these beautiful girls
They only wanna do you dirt
They’ll have you suicidal, suicidal
When they say it’s over

Mutya

2. Song 4 Mutya (Out Of Control) - Mutya Buena feat. Groove Armada. Mutya Buena, personel Sugababes yang punya tai lalat di atas bibir ini mencoba solo karir dan untuk album pertamanya, Real Girl ini, doski dibantu Groove Armada, techno artist yang udah kondang dengan groove-nya, macam I See You Baby (Shakin’ That Ass), If Everybody Looked The Same, dan Superstylin’. Tau kan gimana serunya lagu2 mereka? So ga usah ragu dengerin yang satu ini, groovy banget. Oya liriknya kok sedikit menyinggung seolah2 ada masalah dalam tubuh Sugababes dan Mutya didepak? Emang kaya’ gitu ya kejadian sebenernya? Well,.ga ikut2 deh.
The Chorus :
It’s a sure fire way, to ruin my day
Just as soon as I’m on top of my life
There you are again. Yeah
But don’t react now, you can’t go back now
Dont’ panic panic Mutya just look ahead now

Graduation

3. Stronger - Kanye West. The HipHop Genius is back! Kali ini Kanye memakai sampling single Stronger, Faster, Better-nya Daft Punk buat meramaikan single pertamanya. Cukup seru. Albumnya dikasih titel Graduation. Lucu juga, liat deh album2 sebelumnya, Late Registration, College Dropout, dan sekarang tiba2 udah Graduation. Ada masalah apa sih Bang Kanye dengan pendidikannya? Whatever it is, he’s still a hip hop genius. Oya bang, kacamata gede bergaris2 putihnya keren lho. Beli di Manggadua ya? Berapa duit? Hehehe…
The Chorus :
N- n- now th- that don’t kill me
Can only make me stronger
I need you to hurry up now
cause I can’t wait much longer
I know I got to be right now
Cause I can’t get much wronger
Man I’ve been waitin’ all night now
That’s how long I’ve been on ya

Neyo

4. Do You - Ne-Yo. Single kedua Neyo dari album Because Of You. Beda dengan Because Of You yang rancak, Do You adalah mellow R&B yang mengiris hati. Oh…. Ceritanya tentang pacar yang udah kawin sama orang lain tapi masih bertanya apakah selama ini masih mikirn gw? Oh….so sweet….
Chorus :
I just wonder
Do you ever
Think of me
Anyomre
Do you?

Gch

5. Clothes Off - Gym Class Heroes. Single keren ini masih ada di otak gw setelah berminggu2 ngendon di situ. Bahkan sekarang Gym Class Heroes jadi Buzzworthy Artist MTV! Pokoknya gw bakal tetep nurut untuk take off our clothes off to have a good time. Because it is a good time, oh no! You rock my heroes!
Chorus :
We have to take our clothes off
We have to party all night
We have to take our clothes off
To have a good time
Oh No!

CuRious : A Brand New Day in Old School

Monday, August 13th, 2007

Monday, first day school (at least for this semester). Little bit excited karena udah lama ga ketemu anak2 dan hang out lagi. Gila, baru menjejakkan kaki di gedung P aja udah ribuan wajah baru yang berkeliaran. Rame banget sih. Apalagi setelah memasuki rimba Kolam Jodoh, wuih udah kayak pantai Acapulco, sayang aja ga pada bikinian semua.

Kuliah pertama adalah DKV 5 (secara cuma 2 mata kuliah yg gw ambil semester ini getooo). Biasa, hari pertama nothing’s so special to talk about. Pak Deddy dengan gaya stand-comedic-nya manyampaikan intermezzo ga penting (oops, pak deddy ada di fs gw ga sih? Kalo dia baca kan bisa berabe) berkenaan dengan tugas DKV 5, gades (gaya desain, red). Rupa2nya kali ini ada kong kalikong dengan House Of Sampoerna buat bikin lomba membuat buku cerita bergambar (dengan gaya desain of course) yang diinspirasi dari lagu daerah. Oh my… kalo lagunya Clothes Off-nya Gym Class Heroes mah gampang. Hehehe. Ya liat aja ntar gimana jadinya karena belon ada omongan apa2.

Kuliah usai, saatnya have fun. Secara senin gitu, harus dimanfaatkan buat nonton di 21. Apalagi gw lagi ngidam berat sama Mas Matt Damon yang jadi Jason Bourne. So, ya tunggu apalagi, serbu aja Royal yang cuma bertarif ceban bisa puas deg2an gara2 adegan2 laga Bourne Ultimatum. Bagus filmnya? Wah, udah out of context neh, baca aja blog gw sebelumnya yang bertajuk Anton Movie Review : Bourne Ultimatum. Nontonnya bareng ma PeO doank, soalnya tante Wati dan ganknya lagi jalan2 dan pas gw suruh ke bioskop buat antri, doi ga bales2 jadinya kita beli tiket duluan dan waktu doi dateng film udah maen dan tiket juga udah abis. Yah, gpp yang penting mah gw bisa nonton, don’t care with who. Sendirian juga gw jabanin.

First day comes easy and goes very well and fun enough, so buat sejenak gw bisa lupain kekangenan gw sama doski yang di spore dan doski lokal (you know who, don’t need to mention). Tapi tetep I won’t and can’t forget about ‘em because I love ‘em so much… We’ll meet in the next holiday, so just go with the flow and don’t think about it too much, wasting time. Wokkeehhh dech, cabut dulu ya bo. Cape ngetik mlulu, kapalan semua neh jemari2 gw. Yuks, hasta la vista baby!

Anton Movie Review : Bourne Ultimatum (finally!)

Monday, August 13th, 2007

Bourne_ultimatum_ver5_1 Paul Greengrass (sutradara seri 2 dan 3) and Doug Liman (sutradara seri 1 dan eksekutif produser seri 1-3) hit it again! Bravo buat keduanya karena kembali membawa semua formula dan elemen Bourne Identity dan Bourne Supremacy ke Bourne Ultimatum. Cerita semakin ditingkatkan, jadi walaupun belum nonton seri 1-2-nya masih tidak terlalu banyak masalah karena disinggung sedikit di seri ini. Namun karena alurnya cepat (sama seperti seri2 sebelumnya), mungkin bikin yang belum nonton seri2 sebelumnya jadi sedikit lemot. It’s okay, you can watch the previous series after watch this. Tapi yang jelas kita akan dikenalkan dengan operasi lain selain operasi Treadstone (yang dijelaskan di seri 1-2), yaitu operasi Blackbrair yang ternyata merupakan perpanjangan dari operasi Treadstone yang ditutup karena dianggap gagal. Operasi Blackbrair sempat bocor ke seorang jurnalis Inggris bernama Ross yang akhirnya mempublikasikannya
dan dibaca oleh lakon kita, Jason Bourne. Bourne penasaran karena menyangkut pautkan namanya serta kematian Marie (remember her, don’t u?).

Ternyata Ross sudah diburu duluan oleh CIA karena pembocoran informasi Blackbrair tersebut. Padahal Ross masih bias tentang operasi ini. Kemunculan Bourne yang menemui Ross diketahui oleh CIA dan mau tidak mau Bourne kembali jadi buruan CIA. Sementara Pamela Landy yang dulu sempat memburunya juga di Bourne Supremacy, juga penasaran kenapa Bourne kembali diburu. Oya, masih ingat ending Supremacy
yang menghadirkan percakapan Bourne dan Landy tentang identitas asli Bourne? Nah, itu ternyata merupakan bagian pertengahan dari seri ketiga ini. Jadi bisa dibilang, bagian awal hingga pertengahan seri ini terjadi persis setelah Bourne menemui putri Neski di Rusia dan sebelum adegan terakhir di Supremacy tersebut. Alur yang cukup unik dan ini sempat bikin gw kaget juga.

Balik maning nang Bourne. Petunjuk dari Ross mengarah ke sumbernya, yaitu Daniels yang masih misterius tujuannya. Belum sempat mengorek informasi dari Daniels, salah satu assassin CIA di Moroko (karena dianggap membocorkan rahasia) menghabisi Daniels. Apalagi Nicky (masih ingat kan, cewek ini ada di kedua seri sebelumnya) juga diburu karena dianggap membantu Bourne. Adegan kejar2an super seru
yang melibatkan mobil dan motor menghiasi layar, sama seperti kedua seri sebelumnya. Adegan kejar2an full adrenaline rush ditambah hancur2an mobil abis2an ditambah camera handheld ditambah music score techno, menjadi sebuah scene yang luar biasa mendebarkan. (Adegan kejar2an mobil ini bisa jadi trademark tersendiri buat keseluruhan seri Bourne yang selalu dikedepankan dan digarap dengan apik)
Walaupun formulanya sama dengan seri 1 dan 2, tetap saja kadar tensinya sama (lebih malah) dan lebih dahsyat (di sini neh pentingnya tata suara 5.1 surround!). Apa yang sebenarnya terjadi di dalam badan CIA, dan apakah sebenarnya Blackbrair itu? Bagaimana pula ini semua berhubungan dengan identitas asli David Webb, eh I mean Jason Bourne? Well, it would be an awful spoiler if I told u. Hehehe…

Overall, tidak ada perbedaan formula antara Ultimatum dan seri2 Bourne sebelumnya. Hanya saja, Greengrass dan tim penulis naskah membawanya ke tingkat cerita yang lebih tinggi. Salut dengan beberapa informasi disini yang belum pernah disinggung di seri2 sebelumnya. Begitu pula dengan informasi dari seri 2 sama sekali tidak disinggung di seri 1. Itu yang menjadikan Bourne selalu bikin penasaran
buat ditonton (selain of course adegan2 action thriller yang bikin jantung berdetak lebih dari 160 bps). Begitu juga dengan karakter2 baru yang dihadirkan di setiap serinya, benar2 baru dan tidak disangka memiliki kaitan dengan kejadian2 di seri2 sebelumnya. Dengan kata lain, dari segi naskah keseluruhan Bourne trilogy sangatlah kuat. Belum lagi ditambah adegan2 cepat dan handheld seperti
yang dihadirkan di seri2 sebelumnya yang bikin kita mau nggak mau memutar otak lebih cepat pula bila tidak mau ketinggalan. Adegan perkelahian antara Bourne dan assassin CIA di Maroko juga sangat mengesankan karena di dua seri sebelumnya, Jason selalu lebih tangguh daripada lawan2nya dan musuh2nya bisa dengan mudah ditumbangkan, kali ini posisinya imbang. Seru abis dan beda banget
dengan adegan2 baku hantam lainnya, seperti film2nya Jackie Chan misalnya.

Ketegangan alur dijaga dengan benar sehingga tidak terjadi kebosanan karena adegan aksi melulu (seperti di Transformers dimana penonton dibombardir action tanpa henti yang akhirnya menimbulkan titik kebosanan dan tidak ada satupun yang mengesankan di benak penonton). Dua hal itulah yang menjadi kekuatan utama seri2 Bourne.

Kalau di dua seri sebelumnya kita disuguhi pemandangan indah negara2 di Eropa sebagai background (plus eksotisme India di Supremacy), kali ini tidak terlalu banyak yang dipamerkan. Hanya London (dan sedikit Rusia, untuk menyambung seri sebelumnya) yang mewakili Eropa, dan Amerika Serikat yang merupakan "kampung halaman" Bourne. Sebagai bonus dan itu cukup impressive, pemandangan eksotisme Moroko ditampilkan lengkap dengan background music score yang mendukung. Very beautiful and impressive!

Setelah dibombardir adegan2 aksi yang mendebarkan, perasaan lega dan secercah senyum di bibir muncul setelah lagu kebangsaan "Extreme Ways"-nya Moby dikumandangkan (emangnya Adzan Maghrib?). Ternyata masih dipakai sampai seri terkahir, bagus deh, jadi setiap kali denger lagu ini jadi ingat Jason Bourne dan adegan2 super mendebarkannya. It was over and the theme song will be sung for the last time (or so I thought).

Layaknya film2 komersil berbudget besar lainnya, Bourne Ultimatum pun tak lepas dari iklan2 selipan. Kalo di Supremacy ada sisipan iklan kripik Lay’s (perhatikan adegan saat di Goa, India), di Ultimatum yang paling menonjol adalah operator selular Three (adegan di London) dan Motorola (liat aja setiap tokohnya punya hp Motorola, sama seperti James Bond yang karakternya pada pake Sony Ericsson semua). Yah, sah2 aja sih, namanya juga butuh dana, iya nggak? Tapi kok promosinya di Indonesia kurang ya? Padahal Three kan produk baru di Indo, ini kan moment yang bagus buat sekalian promosi.

Seperti yang diucapkkan oleh Jason Bourne, "This is where I started, so this is where I end", maka Ultimatum adalah penutup semua seri Jason Bourne yang (insya Allah) bisa bikin Bourne hidup tenang, tidak dikejar2 lagi. Anyway, cukup terkejut juga ketika mendengar ada seorang penulis yang melanjutkan kisah Jason Bourne (penulis novel ketiga serinya, Robert Ludlum, meninggal beberapa saat sebelum Bourne Identity dirilis). Bahkan "extended story"-nya ini sudah keluar 2 judul. Well, apakah ceritanya masih relevan atau malah dipaksakan? Apakah juga akan dibuat filmnya? Whatever happens, gw tetap antusias menontonnya walaupun tidak terlalu berharap.

Overall score : Absolutely 5 from 5 stars (kalo dibarengi dua seri sebelumnya, I will add the stars into unlimited, I don’t know.
I’m speechless karena baru lega seri Bourne akhirnya berakhir).