MTV Video Music Awards 2007 - This Is The Party I’m Talking About!

Couple days ago gw sempat mencerca abis2an perhelatan MTV IMA 2007 yang ancur abis, nah sekarang giliran gw mereview perhelatan MTV terbesar atau malah perhelatan terbesar tahun 2007, MTV VMA 2007.

Seperti biasa, VMA selalu menyisakan cerita, skandal, dan kejutan tiap kali digelar. Masih ingat kan betapa hebohnya ketika Madonna mencium bibir Britney di atas panggung? Memang dibanding acara award lainnya, MTV VMA lebih santai, heboh, dan tanpa tata krama seperti Grammy. Justru kegilaan2 dan kehebohan2 di atas panggung menjadi hal yang ditunggu2 oleh anak nongkrong MTV di seluruh dunia.

Tahun ini, Palms Hotel, one of the biggest hotel in Vegas benar2 telah diinvasi oleh kru dan anak nongkrong MTV. Bayangin aja, selain main stage dimana penganugerahan piala The Moonman diserahkan, ada empat suites lainnya yang disewa untuk para music mania. Buat yang hip-hop fans, bisa masuk di Kanye West Goodlife Party. Buat yang doyan dugem, nikmati keramahan Justin Timberlake and Timbaland Southern Hospitality Party. Selain mereka berdua, ada gabung Akon dan 50 Cent di sini. Suka Modern Rock yang ga terlalu cadas, silahkan gabung di Fallout Boy Friends or Enemy Party. These boys juga mengundang Gym Class Heroes dan Rihanna lho. Kalo mau rock yang lebih hardrock, boleh banget kok ikutan pestanya Dave Grohl dan gank Foo Fighters di Goo Fighters Hotel Party #3562 karena selain mereka, juga nongol vokalisnya System Of A Down. Heboh lah pokoknya!

Di main stage juga ga kalah heboh. Panggungnya aja keren banget. Lupakan kursi2 undangan yang dijajar kayak nonton bioskop atau konser. VMA 2007 membawa pada undangan selebritis dan orang2 biasa yang beruntung mendapat undangan ke meja-meja bundar yang ternyata bukan sekedar meja, tapi juga panggung2 tambahan. Jadi artis yang perform bisa loncat2 dari satu meja ke meja lain atau menyebar para dancernya untuk nge-dance di masing2 meja. Seru lah pokoknya. Setiap artis yang perform ga ada yang biasa. Semua tampil dengan stage act yang luar biasa dan unforgettable. Keris Cokelat (eh, maksudnya Chris Brown) pertama2 masuk dengan gaya Charlie Chaplin yang cupu, tapi sesaat langsung ngebawain Wall 2 Wall yang seru abis plus para dancernya. Di tengah2 lagu, tiba2 aja Rihanna nongol dari main stage bawain Umbrella. Next disambung oleh Chris Brown yang bergaya dance ala Jacko dengan iringan Billy Jean. Stunning!

Ini contoh kasus performance yang lain. T.I. yang nge-DJ seperti biasa dengan flash  lights yang katanya bisa menyebabkan epilepsi bagi yang ga kuat (bener lho, ada warning-nya di TV screen). Kelar itu, langsung aja tune Bleed It Out keluar. Vokal Chester langsung membahana ruangan disertai lighting hijau, biru, dan merah yang dahsyat banget. Yes man, Linkin Park tampil dengan tidak disangka2.

Alicia Keys juga tampil amazing. Walau single terbarunya, No One berirama mellow, tapi aura panggung Alicia bikin semua berdecak kagum dan di bagian akhir lagu, tiba2 rythm-nya berubah menjadi dance jazz tune. Gila, keren banget!

Tapi dari semua performance yang nongol, tentu saja performance terakhir yang bener2 happening banget. Pertama2 Nelly Furtado bawain Do It-nya, terus disambung The Way I Are-nya Timbaland. Kegilaan belum berakhir karena setelah itu Justin nongol bawain Love Stoned-nya. Terakhir, mereka bertiga bawain single terdahsyat mereka tahun ini, apalagi kalau bukan Give It To Me. Penutupan yang sempurna.

Kalo dari para pemenangnya, gw setuju banget sama jurinya. Male Artist Of The Year masih diraih Justin Timberlake, just like last year, sementara Female Artist Of The Year dibawa pulang Fergie yang sayang banget ga bisa hadir. Most Earthshattering Collaboration dipegang oleh Beyonce dan Shakira lewat Beautiful Liar. Ya iyalah gimana dunia ga bergetar liat goyangan dua pinggul wanita bohay kayak mereka. Best New Artist, seperti sudah diduga2 dimenangkan secara gemilang oleh Gym Class Heroes yang single2nya nonjok abis. Best Group digondol oleh FallOut Boy. Dan ada 2 kategori baru tahun ini. Monster Single Of The Year, penghargaan buat single2 yang jadi soundtrack tahun ini, yang of course dimenangkan oleh Rihanna dan Umbrella-nya, ella ella ella eh… Sementara penghargaan Quadruple Threat yang menganugerahkan artis dengan multi profesi, dimenangkan oleh Justin Timberlake, yang merupakan singer, dancer, actor, sekaligus clothing brand. Bang Justin berhasil mengalahkan aktifis sosial, Bono, dan juga Beyonce, yang kurang lebih punya profesi yang sama dengan Justin. Dan untuk penghargaan tertinggi, Video Of The Year, tanpa perlu dipertanyakan lagi, sekali lagi please welcome to Miss Good Girl Gone Bad, the one and only, Rihanna with her black Umbrella Ella Ella Ella Eh….!

Occasion yang dihelat besar2an kali ini bukan tanpa cela. Opening Performance yang menghadirkan Britney Spears (again!) benar2 kacau. Emang sih mamanya Sean Federline ini akhir2 ini lagi depresi berat setelah perceraiannya dengan Mr. Loser Kevin Federline. But come on mom, it’s supposed to be your annual show. Tampil asal2an bawain single Gimme More yang pada dasarnya udah norak, penampilannya tidak semengkilap bikini hitamnya. Dance yang biasanya enerjik, kali ini keliatan banget Britney did it with no energy at all. Udah gitu keliatan banget kalo lipsync. Get a grip, lady! Well, this is not the crew’s mistake. it’s all on her. I have to say that you’re supposed to go to rehab and don’t say no no no like Amy Winehouse.

Like usual, skandal juga dijual di VMA. Hottie Auntie Pamela Anderson yang lagi ngebacain artis yang mau tampil disuit2in mlulu sama mantan suaminya, Tommy Lee. And then our auntie said, "Shut Up, Tommy!" dan melanjutkan ngomong. Sekali lagi Tommy Lee said, "Whooo..!" dan sekali lagi pula Pam teriak, "I said shut up, Tommy!". Ga sampe di situ aja, menurut berita yang disiarkan di seluruh antero dunia, Pam sempat ngegampar mantan suaminya itu di luar acara ketika Alicia Keys lagi perform. Ngga tau deh what makes them do so. Well, anyway scandal sells. Bravo!

Kalo diliat2 sih, VMA taon ini ga terlalu fokus sebagai acara award, tapi lebih ke music performance festival, just like Big Day Out but more glamour and groovy. Konsep yang benar2 baru buat VMA. Konon katanya sih karena rating acara serupa taon lalu yang mulai menurun. Well, I guess this time it works. Good job. Me likey! Berkaca dari VMA taon ini, gw jadi mikir kalo sebenernya MTV IMA beberapa hari lalu bisa sekeren dan segokil ini. Why can’t we? Mungkin karena para performance-nya yang tampil biasa banget, ga ada kejutan2 yang signifikan. Kolaborasi Maia Ahmad dan BCL di Soundrenaline di Bali sebenernya adalah kejutan yang bisa aja ditampilkan di occasion-nya MTV Indonesia. Jangan cuma band2 yang lagu2nya cupu abis dan ga bisa menggerakkan orang buat berpesta. Why not tampilin artis2 yang punya lagu2 groovy macam Pingkan Mambo atau Dewi Sandra, atau Reza Herlambang? Kenapa malah milih lagu2 sendu buat mengisi party? Ga banget d. Makanya para tamu yang datang keliatan jutek semua. Party-nya ga asik sih. Come on, it’s 2007, the award show supposed to be the party for everyone. Don’t make it looks sad. BIG NO! Where’s the MTV real spirit?

Buat yang pernah comment tentang comment gw soal MIMA 2007 kemarin (gila comment aja bisa dapet comment), gw tuh ga bermaksud memojokkan MTV, gw tuh appreciate sama kerja mereka based on result yang udah dibuat. Kalo kita semua memaklumi kekurangan2 yang ada dengan alasan, "gw aja belum tentu bisa ngelakuin", so dunia pertelevisian kita ga akan pernah maju karena ga pernah dikritik dan dihujat. Beda sama di US yang semua bebas menghujat dan in the end, yang dihujat menjadi semakin baik karena mereka berkaca dari pengalaman mereka sendiri. Maybe gw sendiri ga bisa melakukan hal yang lebih baik karena gw emang ga di dunia itu, tapi sebagai penonton, gw, loe, dan juga semua penonton yang menyaksikan adalah prioritas pemilik program TV yang patut diperhatikan. Kepuasan penonton adalah dewa bagi mereka. So, jangan ragu untuk menghujat acara TV kalo emang kurang, dan gw sendiri jg ga bakal ragu untuk memuji kalo emang acara TV-nya bagus. Ok, bro?

Leave a Reply