Dirrty Talk : Film “FITNA” cuma pancingan buat temen2 muslim, hati2!

April 2nd, 2008 by antonbanget

Headline berita dimana2 akhir2 ini heboh2nya ngomongin

pro-kontra (lebih berat ke kontra rupanya) film FITNA yang menurut

gw isinya ga penting banget dan berbahaya.

Walaupun gw bukan muslim, gw ngerti banget perasaan

temen2 muslim yang merasa terlecehkan oleh film tersebut.

Konon, katanya film ini menyamakan Islam sebagai holocaust,

dan AlQuran berisi ajakan untuk berbuat kekerasan.

Gw ngerti banget kalo misalnya agama gw digituin,

pastilah rasa sakit hati kerasa banget.

Ada pihak2 tertentu yang ga ada kaitannya

(yang tinggal di Indonesia) menuntut si pelaku (anggota parlemen Belanda) agar dihukum dengan pasal2 hukum Indonesia.

Menurut gw ini tuh ridiculous banget,

apalagi film itu diedarkan dari Belanda, pembuatnya jg orang Belanda,

jadi of course hukum Indonesia ga bisa menjamah mereka.

Nonsense dan bodoh banget ga sih.

Belajar dari pengalaman (seperti kasus karikatur Nabi Muhammad

dan film yang melecehkan Islam),

si pelaku harus ekstra hati2, karena nyawa mereka terancam,

tidak hanya di negaranya, tapi di negara manapun!

Tapi gw juga mau ngomong buat temen2 muslim,

hati-hati menyikapi kemunculan film ini.

Kalo disikapi dengan kekerasan, baik kepada pembuatnya

ataupun warga negara Belanda,

justru semakin menguatkan pandangan publik lainnya

bahwa apa yang digambarkan dalam film adalah benar.

Maka hati2, jangan sampai terjebak!

Soal sweeping warga Belanda, itu sangat tidak adil,

karena kita nggak bisa menyalahkan sekelompok orang

karena perbuatan salah satu dari mereka, itu sangat tidak adil.

Sekarang misalnya ada TKW yang disiksa di Arab Saudi,

apakah adil bila orang Indonesia juga mensweeping warga Arab Saudi

lainnya? Berpikir jernih donk!

Sekali lagi, gw sama sekali tidak mendukung film FITNA

karena filmnya seperti yang diberitakan,

penuh dengan fitnah dan hanya mengutip secara asal.

Gw tau persis bagaimana Islam adalah agama yang cinta damai.

So, peace up, man!

CuRious : Dude Gede vs PeDeKaTe Yuk! — Whoever wins, I win too, hahahaha!

March 29th, 2008 by antonbanget

P.S. : Blog ini saya ketik dengan berat hati,

karena saya tau bakal menuai kontroversi dari dua pihak yang bertikai (eh, mungkin lebih tepat : yang bersaing),

dan saya siap dituding sebagai double-crosser, pengkhianat, dan istilah2 lain sebagainya (sebenernya udah banyak yang ngecap gini setelah tau, hehehehe….).

Tapi apa daya, banyak yang menanyakan,

daripada saya capek menjawab satu2,

akhirnya saya turunkan juga blog ini.

Siapa tau bisa jadi bahan pembelajaran juga bagi kita bersama

(ceile…. apaan sih?!).

Pertama2, buat yang belum tau apaan sih Dude Gede ato apaan sih PeDeKaTe Yuk! itu? Neh gw jelasin.

Semua bermula ketika CPMC, program sertifikasi yang diikuti

oleh anak2 DKV dan Marketing Petra untuk menggantikan

mata kuliah Kerja Profesi.

Di akhir program, semua pesertanya dikelompokkan

dan diikutkan dalam lomba event yang diadakan oleh SimPati yang

sedang mempromosikan SimPati PeDe-nya.

Walhasil, dari Petra, keluar dua kelompok yang masuk nominasi

dan dikasih modal sejumlah fresh money dan merchandise untuk mengeksekusi plan event-nya dan dari event yang berlangsung itulah

akan ditentukan juara utama-nya yang bakal mendapatkan

cash money sepuluh jeti (halah, cuma segitu toh….!).

Kedua tim dari Petra itu adalah Borderless yang digawangi

Sacre, Yogi, dan anak2 marketing lain (yang suck karena ogah bantu2

dan kalopun bantu leletnya minta ampyun…), menggelar DuDe Gede.

Sedangkan kelompok kedua adalah tim RepTrackers yang digawangi

oleh Vero Yeyek dan gank cewek2 marketingnya (gw sampe hafal anggotanya lho, Lidya, Febby, dan Kiki) menggelar PeDeKaTe Yuk!.

Dan yang paling keren (atau paling busuk…), gw ada di 2 acara itu.

Wkwkwkwk…..!

Sebenernya yang pertama kali merekrut gw adalah kelompoknya

Yogi yang memasang gw di koor acara (yang akhirnya gw serahkan

ke Debby karena kendala waktu), tapi Yeyek juga menawarkan

posisi yang tidak kalah menggiurkannya, yaitu MC!

So, setelah konsultasi dengan Yogi dan Yogi merasa tidak masalah,

jadilah gw di 2 tempat tim yang berbeda (yang saling bersaing).

Wow, keren banget loe Jos!

"Perang" dimulai ketika DuDe GeDe berlangsung minggu lalu.

Acara yang cukup sukses menurut gw,

dengan waktu yang terbatas dan acara yang terus berubah2

karena pengisi yang nggak konsisten.

Sayang banget, di malam penobatan terjadi hujan badai panas terik

(lagunya mbak Siti donk?) yang menyebabkan massa dan

beberapa pendukung acara terjebak tidak bisa ke venue.

Wew, terpaksa deh banyak acara yang di-cut.

Untung aja juri event-nya ga dateng jg jadi ga ketauan, hehehe…

Mereka taunya cuma kehebohan di acara lombanya.

Nah, barusan aja neh gw wrap-up event kedua gw

(ceile, kayak gw ajah yang punya eventnya…), PeDeKaTe Yuk!

Selepas event ini, gw langsung mendapat ribuan pertanyaan

(berlebihan!) dari berbagai media massa, mulai sms, phonecall,

hingga messenger, yang rata2 menanyakan hal yang sama,

"Gimana Ton? Lebih rame mana? Lebih heboh mana?

Lebih enak mana?"

Wadah, capek jawabnya. Neh gw kasih press release-nya.

Bingung jg mau jawab gimana, takut salah jawab,

menimbulkan kebencian dan tudingan2 yang tidak manusiawi

bagi saya…

Tapi saya mencoba seobjektif mungkin dalam menjawab.

Here We Go….

Pertama, kita tidak boleh menyamakan kedua event ini

karena secara konsep saja sudah beda.

Dude Gede adalah event bersifat gokil2an, gila2an dan

ternyata berakhir sebagai Miss Banci Petra 2008.

Sedangkan PeDeKaTe lebih ke event keren2an, karena merupakan

lomba dance untuk anak SMA.

DuDe Gede sangat menekankan pada promosi yang di luar kebiasaan,

karena memang target marketnya adalah mahasiswa sendiri.

Sedangkan PeDeKaTe tidak perlu promosi seperti itu,

karena lombanya sendiri untuk anak SMA. Promosi bisa melalui

kepala2 sekolah masing2 yang pasti mencoba mengirimkan duta

dari sekolahnya (ini menyangkut dengan keinginan untuk mengharumkan nama sekolah masing2). Sehingga secara promosi lebih mudah.

Ketiga, Dude gede adalah lomba yang ga butuh skill apa2,

cuma bondo (modal) pede dan nekad doank, jurinya bisa siapa aja,

ga perlu specs khusus,

sedangkan PeDeKaTe adalah lomba yang butuh skill khusus,

yaitu dance, dan jurinya pun butuh qualified banget.

Teakhir, yang cukup membuat gw geleng2 kepala keheranan.

DuDe GeDe dikerjakan dengan 35 panitia yang campuran

dari anak2 DKV dan anak2 Marketing.

Sedangkan PeDeKaTe hanya didukung oleh 11 orang,

terdiri dari 4 tim inti (yang semuanya cewek…) dan sisanya tambahan, yang cowoknya cuma terdiri dari 5 orang, sisanya cewek semua. Itu pun sudah termasuk 2 MC (Gw dan Danny, anak Fikom’07,

hay cun, apa kabyar bow?!).

Sekarang setelah gw kasih objective overviewnya,

gw mau jawab pertanyaan subjektifnya.

Gw di PeDeKaTe merasa lebih comfort.

Entah kenapa, mgkn karena jobdesk gw ga terlalu banyak,

anggota2 timnya yang belum gw kenal lama tapi ternyata

enak jg buat kerjasama (ada yang ternyata menantunya

cagub yang terkenal dengan brengosnya itu lho..!),

atau suasananya yang lebih calm down ketimbang di DuDe GeDe

(sori kalo ada yang merasa tersinggung dan merasa gw ga perlu

mengungkapkannya, tapi itulah truth and the fact, yang gw rasain).

Soal menjaring massa, gw rasa sih rata2 sama yah.

Cuma bedanya karena panggung PeDeKaTe ngadepnya rada unik,

yaitu ngadep langsung ke akses masuk gedung P, sehingga kapasitas

bisa lebih banyak dan lebih eye-catchy terutama dari mereka

yang masuk lewat entrance utama itu.

Dari juri Hard Rock, mereka mengatakan bahwa PeDeKaTe

lebih rame dan lebih bagus ketimbang DuDe GeDe.

(jurinya lho yang bilang, bukan gw, sumpahhhh…!)

Secara kualitas acara, seperti yang gw sampein di awal,

secara konsep udah beda, jadi jangan dibandingin.

Sama aja kayak bandingin enakan mana, kare sama soto, bisakah?

Soal malam penobatan DuDe GeDe itu bukan salah siapa2,

all’s in their portion. Gara2nya cuma force of nature

yang emang nggak bisa dikendaliin.

Gw heran jg sih kenapa pas PeDeKaTe sama sekali ga ujan yah?

Ada teori yang menyebutkan bahwa tatanan rambut Danny

(partner MC gw) yang ajaib (kayak apa? Tunggu aj ntar,

fotonya gw posting kalo udah siap) yang secara tak sengaja

berfungsi sebagai pawang ujan. Wkwkwkwk…

Bener jg kalee yah?!

Oke gw rasa itu aja yang perlu gw sampein dalam press release ini.

Gw sadar setelah ini pasti ada banyak hujatan buat gw,

dari pihak mana aja.

Tapi thx udah ada beberapa orang dari kedua pihak yang bersaing

yang mendukung gw ngomong apa adanya, tidak peduli

apa yang akan dipikirkan orang.

Karena the truth is always the best, no matter how bad it is.

Justru dari kebenaran yang mungkin menyakitkan bagi beberapa orang,

kita bisa belajar apa yang kurang di masa lalu, sehingga bisa

diperbaiki di lain kesempatan.

I’ve learned  that one, semoga Anda2 yang siap2 menghujat saya

karena blog ini juga bisa berpikiran sama dengan saya.

Saya tidak untung atau rugi apa2 dengan memberikan penilaian

tentang dua event yang berbeda ini, karena whoever wins nantinya,

gw juga bagian dari mereka, so I still win. Hehehehe….!

Terakhir, buat Mas Oval dari Hard Rock

(yang nanyain, "dibayar berapa tuh MC-nya? Mau ga ya kira2

kalo dipake buat acara2 lain?"),

jawabannya, "so far gw ma Danny belon dibayar sebagai MC

di PeDeKaTe, tapi kalo ditanya mau atau ga, jawabannya adalah…

KENAPA NGGAK? BURUAN CATET NOMER HAPE GW!).

CuRious : What A Tiring Day, mulai DuDe GeDe sampe tragedi lanjutan hape Sony Putra Si Erik gw…

March 25th, 2008 by antonbanget

WOOOOOAAAAA!!!!! minggu yang sangat melelahkan.

DuDe GeDe sampe pada puncaknya.

Gw males ah ceritain detailnya, bosen negejelasin.

Pokoknya intinya acara cukup seru dan menarik perhatian

seantero Petra, terutama gedung P.

Tapi hancyur lebyur di malam penganugerahan

gara2 ujan becyek ga ada ojyek.

Walhasil banyak pengisi acara yang terjebak ga bisa ke venue.

Pake ada truk pasir guling yang menutupi pertigaan permai lagi.

Wew, kacyau balaw.

Untung juri dari Telomsel ma dari Hard Rock ga dateng jg,

terjebak di depan bonbin,

jadi ga bisa melihat kekacauan2 yang terjadi.

At least mereka liat betapa meriahnya event kita pas lomba.

Itu aj cukup buat mereka.

Hehehehe….

Harus menang soalnya bow, lumayan lho hadiahnya

buat liburan ke Bali seluruh panitia.

Weleh, tau ga selama panitia ini hampir meretakkan hubungan gw ma Mami Debby. (Ceile panggilannya bow, udah pake mami-papi sekarang…).

Jadi ceritanya kan sebenernya gw diset sebagai koor acara,

nah di tengah2 gw ngerasa ga bisa total waktu di situ,

so gw serahin koor ke pundak lutut kaki mami debby.

Mami sih ga keberatan.

Tapi gw ga lepas tanggung jawab gitu d,

gw kasih manual sheet yang udah gw susun ke mami.

Rupanya si mami masih ga bisa ngontrol emosi kalo lagi under pressure.

Walhasil, gw jg jadi ikutan keki.

Sempat gontok2an pas dia nge-mc, karena hal ga penting.

Sebenernya gw kesel tapi nggak sekesel itu jg.

Tapi gw pengen bikin pelajaran buat dia,

kalo seorang gw yang notabene supercuek jg bisa marah ma dia

kalo kelewatan.

Soalnya suka gitu sih mami.

Udah berapa orang coba yang semester ini gondok ma dia.

Makanya toh mi, belajar menghargai orang lain

dan anger management.

Ntar papi tuntun deh,

kan sudah kewajiban papi sebagai imam dalam keluarga

(lho, apa seh? Kikikikikik…).

Ok enuf with the DuDe GeDe yang meninggalkan

jejak luka (ceile kayak lagu ajah udahan…).

Untung masalahnya udah dilurusin waktu rapat eval.

Sisanya, yah tinggal penutupan panitia yang katanya sih

mau ke Waterpark.

Asekkk, gw belon pernah kesitu sebelumnya.

(Duh villagers banget yah gw?! Jadi malu….).

Satu lagi yang buat gw bete walau DuDe GeDe udah lewat.

Cellphone Sony Putra Si Erik gw ngadat lagi.

Berarti cuma seminggu dari terakhir kali gw upgrade software.

Sialan, kenapa sih setiap kali gw installin

themes buatan gw sendiri ke hape,

langsung nge-hang.

Wadoww, SiAlan emang nyebelin

(maaf buat yang ngerasa bernama alan, bukan loe yg gw maksud).

Yah, seperti biasa,

phonebook gw ilang sekali lagi….

huuuhhhh sebel banget deh.

Musti sensus lagi.

Tapi tenang bow,

tadi gw udah telp service center yang di marina.

Katanya cellphone gw udah boleh pulang.

Hehehehee…. ga sabar pengen mencet2 lagi.

Minggu ini kayaknya kesibukan gw belum surut2 amat.

Masih ngelanjutin novel nya Crut

yang kalo gw kira2 tinggal 2 chapter lagi

(itu udah gw potong dan sensor atas permintaan si empunya

job2an, katanya jangan terlalu panjang,

ga selesai ntar gambarnya. Iya deh…).

Ndang selesai ah,

biar cepet nerima honor jg. Hehehehehe….

Kamis ini si Masto akhirnya mau traktir2 entah dimana.

Pokoknya minimal Sushi Tei.

Wkwkwkwk, enaknya ngrampok makhluk Tuhan yang lagi B’day.

Eh ini tumben2an lho,

biasanya si Masto paling pelit urusan ginian.

Ini setelah gw sindir2, paksa2, dan rayu2an gombal,

baru mau keluar duit. Wew.

Hehehhee… kalo soal rayuan maut, gw jagonya,

baik cewek maupun cowok. Kekekekkekeekk….

Trus Jumat ma Sabtu nge-MC event Telkomsel kelompoknya Yeyek

bareng Dani, anak Fikom’07.

Baru kenal jg sih sama neh anak tapi kayaknya ancur jg neh anak,

jadi bakal cepet dapet chemistry-nya

biar ga garing pas nge-MC.

(*Oi Yek, mana neh susunan acaranya

biar gw ga bingung ntar pas acara!*).

Nah, acara tamasya (ke bina ria…. pulang2 kuberbadan dua…)

sama anak2 panitia DuDe GeDe

maunya Jumat ato Sabtu ini…

Duh jangan dunk, biar gw juga bisa menikmati saat2 indah itu…

Wew lagu banget seh…!

Ya uda d,

sekian curhat gw untuk minggu ini.

Pamit dulu yah nekkk….! Diyeeee…!

(duh ngondeknya kumat…)

CuRious : Kutukan XL (Akibat Berbagi Ponsel) - update edition

March 13th, 2008 by antonbanget

Doooh, cape dah gw.
Btw udah pada tau kan kalo sekarang gw udah buka line buat Antoneian
yang pake XL, jadinya bisa menjangkau gw dengan tarif lebih terjangkau gitu.

Sayangnya, niat baik gw itu
disertai dengan cobaan2 yang cukup berat dari Yang Di Atas
(eh, kok gw jadi bawa2 nama Allah ya? Dosa, dosa…!).

Semua bermula ketika handphone nokia bahlua gw (5510, bayangin, neh produk
masih ada di tangan gw!) ketinggalan di rumah temen gw.
Dasar temen gw yang supersibuk, tuh ponsel ga balik2 sampe beberapa hari.
Akhirnya dia titipin di kantornya, dan bisa gw ambil.

Begitu gw on-in, wuih langsung message2 berebutan menjerit2
lewat ringtone yang cuma berupa getaran kayak Yessi Vibrator.

Cobaan tak berhenti di situ.
Hari Senin gw tanpa sengaja menghilangkan SIM card SimPati gw.
Ceritanya tuh, gw tuh lagi turun tangga yang di tengah2 ruang tamu,
nah bodohnya gw tuh lupa kalo kantong celana gw tuh bolong banget,
gw taruh deh m600i gw di kantong sialan itu.
Langsung aja berhamburan, baterainya terlepas.
Untungnya si ponsel gpp. Tapi sim card SimPati yang lg ga aktif
(gw taruh di punggung ponsel) mencelat entah ke mana.
Gw coba cari ke seluruh penjuru mata angin
tapi hasilnya nihil.

Besoknya gw urus di Telkomsel Pemuda,
eh udah antri lama2, proses,
ternyata kehabisan kartunya. Cape deh.
Gw disuruh coba di Telkomsel HR Mohammad atau Graha Pena.
Karena gw buru2 hari itu, gw urungin buat ngurus ke sana.

Baru besoknya waktu gw ma Revi bertugas ambil promotion tool Simpati Pede
di Plaza BRI, gw manfaatin tumpangan gratis pake mobil plus Pak Paid
(supirnya Yogi) buat membawa gw ke Graha Pena. Hahahaha….
Sambil menyelam kencing gitu dah ceritanya.

Urusan SimPati beres.
Nah, barusan aja neh (just a couple secons before I post this blog),
gw kena kutukan ke tiga.
Kali ini bukan kartunya yang rusak, tapi ponselnya.

Ceritanya neh gw lagi siapin themes buatan gw sendiri
dan gw kirim ke ponsel Putra Si Erik gw lewat bluetooth.
Everything’s going fine until tuh themes sialan gw install.
Tiba2 aja keluar window bertuliskan
kalo closed appliacation. Problem caused number sekian (gw lupa nomer berapa,
gila pake dinomer segala, kayak iklan wafer Tango ajah…).

Biasanya sih kalo kayak gini, cukup direstart udah bisa balik seperti sedia kala.
Eh ini gw coba restert sampe jari2 gw kapalan ga bisa jg.
Cuma nyala sampe logo Sony, Putra SI Erik ber-background item nongol.
Abis itu ga bisa diapa2in. Di-off ajah ga bisa.
Satu2nya jalan buat matiin cuma nyabut baterenya trus ditancep lagi.
Wew. Apes banget sih, bertubi2 pula.

Hari Jumat, gw bela2in ke Sony Ericsson Marina

yang katanya service center paling deket.

Padahal gw masih sibuk2nya ngurusin panitia DuDe GeDe.

Jam 4 nyampe, dan gw laporin keluhannya

(ke dokter kalee…).

Katanya sih harus diformat ulang softwarenya

dan semua isi phonebook dan semua file yang

tersimpan di phone bakalan raib tak bersisa.

Hikz… padahal phonebook itu legendaris banget di kampus.

Nomernya siapa aj yang jd seleb di Petra gw pny.

Weeeeeewwww…..

Ya uda d, mau bilang apa, bisa buat apa gw?

Udah gitu bayar gomban, dan harus nunggu 3 jam lagi.

Makanya, Jumat itu gw bener2 capek bgt dan pulang maleman.

Padahal neh kaki udah serasa segede tukang becak punya.

Ada apa ya dengan dunia perponselan gw?
Kutukan dari XL kah?
Huuuuhhhhh kesel banget…. J***OK!!!!

Sekarang gw yang jadi bingung
soalnya yang bisa diandelin cuma si Mbak Tanpa Kia klasik gw.
Sedangkan gw harus buka 3 line sekaligus (Telkomsel, Indosat, n XL).
Bingung harus berbagi ponsel. Hikz!
Gini yah repotnya poligami.
Ini baru ponsel.
Gimana kalo istri yach?!

Untung sekarang udah aktif kembali seperti sedia kala.

Tolong dunk Tuan XL, jangan kasih hambamu ini cobaan lagi.

Kasihanilah hamba…

CuRious : Alhamdulillah…!

March 6th, 2008 by antonbanget

Hmmm… judul postingan blog gw ini

bukan semata2 karena gw jadi mualap

gara2 abis nonton Ayat-Ayat Cinta yang sangat gw kagumin.

Ga mungkinlah gw mendadak jadi Fahri dalam beberapa hari

(eh tapi kalo dikasih Maria plus Aisha, ya diusahain deh.. Hehehehe…!)

Sebenernya nggak banyak yang pengen gw ceritain di blog

kali ini. All’s doing very ordinarily.

Tapi gw agak stres juga neh bo,

bulan ini bener2 banyak banget kerjaan yang ditawarkan ke gw

dan lagi gw jalanin sekarang.

Well, semua tau lah ya kalo gw lagi bantuin Crut

buat nulis novel adaptasi ke bentuk Graphic Novel.

Jadi, gw ditugasin buat mengadaptasi sebuah komik Perancis

bertajuk Missy yang isinya tentang lika-liku seorang stripper.

Tapi gw buat yang bener2 beda ceritanya,

persamaan cerita dengan aslinya cuma sekitar 20%.

Sisanya, gw kembangin karena gw pengen memfokuskan

pada pengembangan karakter2 utamanya

plus penyesuaian dengan kultur lokal gitu.

Hahahhaa….jadi sama aja gw kayak buat novel dengan cerita baru

dengan judul Kiara.

Kalo mau tau hasilnya gimana?

Just wait and read ntar kalo udah lempar ke pasaran.

Moammar Emka pasti bakal teriak2, "Shut the f**k up, ViJos!"

Job kedua adalah menjadi freelancer graphic designer

di salah satu EO punya temen lama gw.

Emang disini masih belon banyak project,

tapi buat gw jadi beban tersendiri,

apalagi ntar kalo lagi season-nya event2. Must be a hectic situation.

Job ketiga datang dari bokap salah satu sohib gw

yang mau buat neon box toko-nya.

Agak lega juga sih, soalnya masih dipending karena internal affairs.

So far, buat bulan ini, itulah job2 gw.

Itu belon termasuk menjadi crew ZY Internet Lounge.

Duh, pengen deh rasanya buru2 cari karyawan baru.

Biar gw bisa melanjutkan hedonist-life gw seperti dulu.

Ada yang mau mungkin?

Speaking of ZY,

gw agak bersyukur neh…

(that’s why posting-an ini judulnya alhamudulillah…).

Mulai minggu ini omzet ZY udah naik dan stabil.

Yah, akhirnya banyak jg yang mengenal

dan suka hanging out berlama2 di ZY.

(Bener lho, rata2 yang OL di sini menghabiskan di atas IDR 10,000!)

Makasih yah buat pelanggan2 setia

yang hampir tiap hari nyetor ke gw. Hehehehe….!

Anda turut mendukung ViJos buat berhedonis-ria, wkwkwkwk…!

Oya, finally neh gw Minggu kemaren sukses pitnes lagi.

Rasanya bener2 seger walau pegel2

(soalnya udah lama ga workout sih).

Hmmmmmm….

Gw mau ngingetin jg kalo mulai bulan ini

AMR alias Anton Movie Review bakal menghilang dari Antotainment.

Tapi tenang bro and hot mamas,

karena gw pindahin ke Vincent Jose’s Review

yang kali ini ga hanya mereview film, tapi juga album2 baru,

baik dalam dan luar negeri.

Sayangnya, karena keterbatasan halaman,

gw ga bisa banyak2 cerita soal sinopis,

tapi bakal gw fokusin di review, memorable moment,

dan overall suggestion.

Soal cerita, ya loe tonton sendiri deh,

biar ga spoiler juga….

Satu lagi info neh,

kalo Antotainment tidak hanya bisa kamu nikmati di Friendster.

Karena banyak keluhan yang mengatakan

kalo buka Antotainment di FS berat dan lama,

so sekarang gw punya backup link,

coba aja buka di www.antotainment.wordpress.com.

Content-nya sama kok dengan di Antotainment Friendster.

Terakhir,

gw mau kasih bocoran dikit

kalo bentar lagi gw bakal membuka line XL buat para Antoneian.

Karena banyak banget neh yang request

supaya gw buka XL-line juga.

Hehehehe…your wish comes true, fellaz,

gw udah siapin kok line-nya,

tinggal dirilis.

So, just wait and message me all the time u like.

Ntar, kalo udah on the line,

pasti gw kabarin ke loe2 beserta nomernya.

Ok?

Udah deh, gitu aja info teranyar dari ViJos.

See ya next time…

CuRious : Bencana Nasional yang Membuatku Kembali ke Peradaban

March 2nd, 2008 by antonbanget

Sejak gw buka Internet Lounge, idup gw jadi agak kurang teratur.

Makan aja cuma sekali sehari

(biasanya 2x plus ngemil2 yang buanyak).

Tidur juga jadi berkurang.

Ga mungkin tidur sebelum jam satu dini hari.

Hehehe… kalo yang ini murni bukan karena pekerjaan.

Jadi ceritanya kan gw ol di YM dan MSN all the time.

Nah, anak2 tuh yang pada nyapa semua,

ngajak ngobrol, sampe konseling ke gw.

Wew, jadi kuondang abizz gitu dah. Hahahaha….!

Eh, asli lho, berat badan gw turun 2 kg.

Wah, percuma donk gw bodybuilding selama ini.

Oya nambah satu lagi, gw jadi lama ga pitnes.

Hehehehe… badan gw udah molor semua neh,

padahal yang biasanya kenceng n kata Mulan Jameela paling sexy gt.

Chest gw udah ga montok lagi kayak dulu. Hikz…!

Gw juga ketinggalan berita2 di luar sana.

TV lokal aja udah ga pernah liat.

Tiba2 aja Adly Fairuz dan Mama Lutfiah menang Konser SuperMama.

Duh, Mama Dahlia favorit gw (kalo Kiki Farel mah ga peduli)

ga lolos…

Cerita berlanjut ketika hari Jumuwah pagi jam 11.00 WIB

(hehehehe…bagi gw tuh masih pagi).

Kepulasan bobow gw diusik oleh suara bokap yang bilang

katanya ada yang mau ol tuh di lounge.

Doohhh, terpaksa deh beranjak dari ranjang gw yang penuh gairah

(untuk tidur…).

Setelah nyampe ke lounge, tau ga loe siapa yang nongol?

Rio Kethek ma Ramadi Jihad….WEW!!!!

Mana ga OL lagi, cuma ngrampok koleksi MP3 gw.

Hehehehehehee….!!!

Nah, seperti biasa ritual gw di pagi hari…

Kalo orang normal kan angop, trus gosok gigi.

Nah kalo gw sih beda, bos.

Gw malah OL-in YM, MSN, trus cek e-mail dan friendster.

Eh, kok ga bisa yah?

Trus langsung seperti biasa jg gw teriak2 ke provider gw.

Eh emang, katanya towernya lagi kena petir.

Wew, kenapa ga bilang dari tadi,

kan gw bisa jalan ke mana gitu, pitnes keq.

Katanya sih perbaikannya memakan waktu 6-8 jam.

Jadinya, malem baru kemungkinan connect lagi.

Hmmm, ya udah deh.

Langsung aja gw nyomot DVD 3:10 To Yuma

yang udah tiga minggu gw beli tapi belon sempat gw tonton.

Walau kata Mike sih konyol dan jelek,

kok gw suka ya sama jalan cerita dan alurnya?

Hmmmm….

(Note : Resensi tunggu ntar yah… First Thing First!).

Rasanya lega banget, bisa nonton DVD lagi….

Dunia gw seolah2 kembali setelah sekian lama direnggut oleh

dunia maya…. (buat yang merasa bernama Maya, jangan marah ya,

bukan loe kok yg gw maksud…).

Kelar nonton, gw molor…

Melanjutkan kenikmatan semalam. Wkwkwkwkwkwk….

Bangun bangun udah malem,

makan malem…

(Akhirnya bisa makan kenyang 2x sehari lagi…Wkwkwkwk…).

Abis makan malem, nganggur,

lanjutin nulis novel pesanan Crut

trus melanjutkan beberapa episode How I Met Your Mother

yang gw pinjem dari Ebnu.

Sumpah, kuonyol abis neh serial.

You have 2 watch, babe!!!

Abis itu bobow lagi…

Duh enaknya hidup, makan, tidur, beol, onani, dan nonton DVD…

Besok paginya, eh… at least buat gw masih termasuk pagi.

Ternyata koneksinya belon nyambung jg.

Konon, ternyata ga cuma provider gw aja yang internetnya ga bisa,

tapi semua sesurabaya, termasuk yang pake Speedy.

Katanya lagi sih kabel koneksinya yang di Sidoarjo kena lumpur Lapindo.

Eh tapi katanya pake M2 lewat GPRS bisa yah? Wew…

Ga jadi bencana nasional donk…

(lagian siapa yang bilang ini bencana nasional?).

Rencananya sih, hari itu mau pitnes,

mumpung nganggur gitu.

Eh udah siap2, mandi, tiba2 ujan deres.

Duh, males deh….

Ya uda d, nonton La Vie En Rose ajah yang jg gw beli

tiga mingguan lalu tapi belon sempat gw tonton.

(Resensi nyusul juga ya bro!).

After that? Hahahaa…. bukan, bukan molor lagi. Belum saatnya.

Melanjutkan novelnya Crut, abis itu makan malem,

baru molor lagi…. Hahahaha….

Makan, tidur, boker, nonton DVD, onani, tidur lagi….

What a wonderful life…!

Minggunya, pulang gereja

(duh, penting yah nyebut, ntar dikira orang Farisi lagi…).

coba lagi masih belon bisa jg.

Kata provider gw sih udah bisa,

so langsung aja tuh teknisi dateng dan cek.

Eh ternyata emang udah bisa, proxynya aj belon gw nyalain.

WEW…!!!!

Usut punya usut ternyata dari Jumat malem tuh sebenernya udah bisa tapi provider gw ga kasih tau.

Wew, padahal gw udah bilang, kalo udah bisa, telp gw.

Capek deh….

Hilang sudah bisnis satu hari yang bernilai jutaan…

(Hahahahaa… ga sampe segitunya lah, berlebihan!).

Tapi dengan kejadian seperti ini gw sama sekali ga menyesal,

akhirnya gw bisa menghirup kembali udara peradaban

yang menurut gw justru jauh dari depan monitor dan kabel2

yang menghubungkan seluruh dunia.

Thanks buat Sacre yang udah ngingetin gw

kalo gw selama ini terlalu lama berada di dunia maya

sampe2 lupa bergaul di peradaban.

Loe bener banget, man!

Sekarang gw baru sadar dunia yang gw butuhin sebenarnya…

Wkwkwkwk….!

AMR : Across The Universe

February 23rd, 2008 by antonbanget

Across_the_universe_xlgBaru liat trailernya, gw langsung jatuh cinta ma neh film,

pengen terus nonton ulang,

liat visualisasi sureal yang keren dan powerful,

dan of course denger hit-hit single The Beatles yang emang timeless.

Sayang, neh film ga tayang di Indo, mungkin dianggap kurang komersil. Tau lah selama ini film musikal jarang banget diapresiasi di sini. Bahkan sebagian besar temen2 gw suka mencibir negatif tentang film musikal.

Yang ga masuk akal lah, bosenin karena isinya nyanyi doang lah…

Well, menurut gw mereka yang bilang gitu tidak melihat film musikal dengan kacamata seni, seperti sebagaimana seharusnya.

Mereka memakai kacamata bahwa film adalah produk realis,

harus based on reality.

Padahal menurut gw, sebuah film, sama seperti sebuah lukisan,

tidak harus selalu seperti itu.

Liat donk betapa hampir setiap kali ada film musikal,

diganjar setidaknya nominasi Oscar, penghargaan tertinggi

supremasi film Internasional.

Back to Across The Universe (ATU).

Dari jajaran cast, memang tidak ada nama2 kondang yang menghiasi.

Semuanya adalah nama asing.

Memang kalo ditarik ke belakang, hampir semuanya belum punya

filmografi sebelum ATU.

Mungkin cuma nama Evan Rachel Wood yang dulu pernah menghentak dunia dengan peran kontroversialnya di Thirteen (2003).

Setelah liat sutradaranya baru kita bernafas lega,

pantas saja hasilnya seperti ini.

Julie Taymor-lah wanita cerdas di balik penggarapan film yang

sangat artistik ini.

Sebagai referensi, Julie pula lah yang berada di balik keindahan

visualisasi Frida, biografi pelukis terkenal Frida Kahlo.

Menikmati cerita ATU sebenarnya sederhana.

Enam pemuda-pemudi dari background berbeda2 berkumpul di sebuah flat dengan tujuan dan problema yang berbeda2 pula.

Tahun 1960-an adalah masa dimana perang Vietnam sedang berkecamuk.

Ada yang kontra, meneriakkan world peace dengan logo khasnya.

Gaya hidup hippies, seks bebas, marijuana, warna-warni dan desain

Psychadelic.

Di sini kita ditunjukin bagaimana perang tuh tidak hanya menyengsarakan mereka yang memang ada di medan perang.

Tapi juga semua orang yang mungkin tidak kita duga sebelumnya

yang tidak terlibat sama sekali dalam perang.

Contohnya Jude yang jealous dan marah karena Lucy lebih banyak menghabiskan waktunya untuk menjadi kelompok radikal anti perang,

Bagaimana Max yang sebenarnya anti perang

tapi harus ikut wajib militer.

Lose-lose solution. Ikut perang mati, ga ikut perang juga mati.

Kenapa? Liat aja sendiri di filmnya.

Yang unik adalah, bagaimana ternyata hit2 single The Beatles

bisa dirangkai menjadi sebuah cerita yang menyentuh,

tidak terkesan maksa.

Bahkan nama2 tokoh yang disesuaikan dengan lagu2 The Beatles,

seperti Jude (dari lagu Hey Jude), Lucy (Lucy In The Sky With Diamond), dan Prudence (Dear Prudence), menambah suasana Beatles di dalamnya.

Beberapa adegan sangat memorable dan menyentuh,

seperti saat seorang anak kulit hitam duduk bersembunyi di tengah

huru-hara sambil nyanyi Let It Be.

Saat Jude dan Lucy bercumbu dalam keadaan telanjang di dalam danau, sangat seksi tanpa terkesan vulgar.

Adegan ketika Jude berusaha meraih Lucy di tengah huru-hara di depan sebuah university, dengan iringan Across The Universe.

Very touching.

Adegan ketika gambar Uncle Sam keluar dari poster,

dan berlanjut dengan adegan I Want You (She’s So Heavy)

sangat indah sekaligus ironis.

Atau ketika ending dimana Jude menyanyikan All You Need Is Love

di atap gedung, berharap menemukan Lucy di sekitarnya…

dan akhirnya menemukannya. Wow, so romantic…!

ATU menurut gw adalah tribute yang gede banget buat The Beatles.

Seruan dan pesan anti-war mereka disampaikan lewat ATU

dengan visualisasi yang luar biasa indah.

Setiap lirik lagu2 anti war seperti Across The Universe, Strawberry Field Forever, dan masih banyak lagi, berhasil diterjemahkan

dalam bahasa gambar yang artistik.

Film yang jauh lebih baik daripada film2 serupa

yang dibuat The Beatles sebagai pesan anti-war,

seperti Help! atau A Hard Days Night.

Andaikan saja John Lennon dan George Harrison masih hidup

dan melihat film ini,

betapa bangganya mereka.

Satu hal yang terbukti melalui ATU,

bahwa hit2 single The Beatles itu bener2 timeless,

bisa dinikmati di berbagai suasana hati,

gembira, jatuh cinta, patah hati, sedih, merasa rebellious,

semuanya….

Akhir kata (ceile…kayak kata pengantar ajah)

gw yang pasti pengen nonton film ini lagi, lagi, dan lagi.

SUPERB!!!! GREAT VISUALISATION OF A BAND’S HITSINGLES.

Overall score : 4.5 out of 5 stars.

AMR : Jumper

February 20th, 2008 by antonbanget

Jumper_xlg_10Satu hal yang buat gw tertarik nonton film ini

adalah gara-gara nama Doug Liman.

Gw udah ngefans sama cara neh orang

membuat sebuah film action thriller menjadi sangat "menggigit".

U can see Bourne Identity or Mr. & Mrs. Smith as references.

Soal cerita? Sebenernya bukan hal yang baru.

Teleporting udah sering banget dibahas di film,

yang paling gampang disebut, tentu saja X-Men 2

(masih inget tokoh Nightcrawler?).

Soal bintangnya?

Hmmm, ini adalah Hayden’s first next big hit (semoga)

pasca Star Wars Episode II & III yang fenomenal.

Sebenernya after SW, Hayden main beberapa film,

tapi bukan termasuk golongan big hit atau box office.

So, for me he’s not the factor.

Rachel Bilson? Well, she’s hot, but not the factor too.

Samuel L. Jackson? Hmmm, gw aja baru tau kalo nih aktor

main di sini pas nonton. Andai gw tau, well he can be the factor.

Berbekal all that factor and not the factors,

gw nonton juga neh film.

Hasilnya?

Hmmm, not bad. Cool enuf, but of course masih di bawah

Bourne Identity, tapi seimbang dengan Mr. & Mrs. Smith.

Tapi tetep gw mengacungkan two thumbs up buat Mr. Liman.

Bener2 the unique thrilling-action movie yang jago meramu

adegan aksi menjadi super menegangkan.

Fast-moving dan hand-held udah menjadi ciri khasnya.

Tentu saja dua teknik ini sukses membuat adegan aksi

menjadi lebih menegangkan, real, dan tentu saja artistik.

Soal akting para pemerannya,

hmmm karena ini adalah sebuah popcorn movie,

yah apa boleh buat.

Dari skripnya saja tidak perlu teknik akting kelas Oscar.

Tapi cuma buat convinve audiences, that’s enuf.

Even for a Samuel L. Jackson yang notabene aktor kawakan dan watak, tampil biasa2 saja, tidak terlalu menonjol.

Penampilannya dengan rambut cepak putih, hmmmm…

untung dia tidak pakai kemeja warna-warni plus jas bludru,

bisa2 keliatan like a pimp.

Jumper_ver3_xlg

Rachel Bilson, last time gw liat di serial The OC sebagai Summer.

Di serial itu doi tidak terlalu menonjol,

tapi siapa sih yang bisa lupa tampang manisnya

dengan tahi lalat di pipi?

Well, she’s way much cuter than Mandy Moore, for sure.

Di sini penampilannya juga ga jauh beda dengan

another superheroes’ girlfriend,

hanya sebagai pemanis, kasarannya, hanya sebagai umpan,

tokohnya tidak terlalu digali.

Bahkan lebih dangkal daripada Mary Jane Watson (Spiderman franchise).

Overall, penampilannya dengan bra abu2 itu?

UNFORGETTABLE!

Jamie Bell, gw ga nyangka kalo tokoh Griffin tuh yang meranin dia.

Gw taunya Jamie Bell dengan muka culun plus imutnya itu

di Billy Elliott.

Tapi di sini dia pasang tampang beringas,

eh ga beringas sih cuma agak acak2an aja.

Jadi jelas kontras banget donk. Kaget aja.

Makanya gw cari mana Jamie Bell kok ga keliatan.

Eh ternyata itu toh (baru tau pas closing title, wew).

Jumper_ver2 Satu hal yang buat gw takjub selain adegan teleport-nya yang so cool

adalah berapa banyak budget yang harus dikeluarkan

hanya dengan berpindah-pindah lokasi syut?

From NY to Detroit, from Egypt to Czech,

from China to Japan. From Fiji to Grand Canyon.

Wow, enaknya keliling dunia hanya dengan kedipan mata.

Pasti ada budget tersendiri yang terkuras,

selain tentu saja budget untuk special FX yang cukup gila.

Well, emang sih biasa, tapi tampil hampir sepanjang film?

It’s a lot of money, dude!

Banyak dari temen2 gw yang udah nonton duluan kecewa

dengan ending yang "Yeah, just like that? Get a grip!"

For me, justru dengan ending yang seperti itu

kita bisa tau bagaimana sebenernya watak David,

si tokoh utama. Why he is different from another teleporter.

Dan ending yang menampilkan sang ibu yang ternyata….

(I won’t tell ya, it would be an annoying spoiler)

cukup bikin kaget.

Liman berhasil menipu gw dan audience

yang lain yang pasti mengira kalau ibunya adalah seorang teleporter

seperti dirinya.

Hebat, hebat!

Ternyata karma itu ada yah?! Wkwkwkwk…!

Overall, like usual, I would say that

this is a pretty cool and awesome popcorn movie.

But soon will be forgotten.

Adegan2nya tidak terlalu memorable.

Yaaahhh, nikmati aja deh.

Ga ada ruginya kok nonton kalo emang butuh hiburan.

Overall score : 3.5 out of 5 stars.

P.S. : semua pic yang ada di halaman ini bisa loe download versi

dalam versi extra large, lumayan buat di print.

Just click ‘em and voila! The link to the real size will show up.

Feel free to download. See ya! —Sincerely, Vincent Jose Kiehl.

DirrtyTalk : Anti-Valentine, what’s the urgent?

February 16th, 2008 by antonbanget

Happy Valentine yah buat semua…

Seru juga taon ini,

tapi tetep aja ada sekelompok massa yang merasa paling bener,

dan berunjuk rasa damai menyerukan Anti-Valentine.

Dengan bawa2 salah satu agama, mereka meneriakkan bahwa Valentine tuh ga patut dirayain karena bukan budaya kita.

Di salah satu signboard yang diusung, ada tulisan, "Cupid’s death!"

I mean, what the f*** gitu lho?

Emang kita cuma boleh merayakan sesuatu yang budaya kita sendiri?

Gila ajah….

lagian ga perlu d bawa2 tulisan yang offense banget.

Cupid’s death?

Hey, Anda sudah menghina budaya laen dan itu lebih buruk

daripada merayakan budaya lain.

Apakah kalo misalnya budaya lain, kita ga boleh ikut2an?

Kalo gitu, ga usah deh pake listrik,

ga usah pake handphone,

ga usah naek mobil, pesawat…

ga usah juga pake baju modern sekarang,

pake aja kebaya atau sarung buat sehari2.

ga usah juga jalan2 ke mall dan ngopi di Starbucks

ato lunch di McD.

Karena semua itu kan budaya asing (bahasa mereka : budaya barat).

Segitu bencinya kah mereka dengan budaya barat?

Salah apa sih dunia barat sama mereka?

Sempit banget pemikirannya.

I mean, come on.

Di negara asli agama tersebut ajah udah berubah menjadi peradaban paling modern,

very western…

Tapi mereka open minded banget, ga sampe menolak kyk disini.

Makanya aja sekarang negara2 sana pada kaya n makmur.

Ga usa jauh2 deh ke negara asli mereka.

Liat aja negeri tetangga kita yang juga menjadi negara dengan umatnya yang banyak,

mereka memisahkan agama dengan segala urusan pemerintahan,

apalagi masyarakatnya lebih multikultural dan modern.

Lihar donk hasilnya, salah satu negara di Asia Tenggara yang perekonomiannya maju pesat.

Katanya masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk

yang menghargai setiap kebudayaan yang ada.

Lagian lho, agama mereka juga bukan asli dari budaya lokal.

No offense yah, gw ga bilang semuanya kayak gitu,

tapi cuma segelintir orang yang merasa lebih benar.

Gw sendiri sangat menghargai agama dan ajaran mereka.

Menurut gw bagus banget dan temen2 gw yang beragama tersebut

jg baek2 aja, ga segitunya dalam pemikirannya.

Well, whatever…

Menurut gw sih hak2 orang kalo mau ngerayain valentine.

Hak2 orang jg buat meneriakkan anti valentine.

Yang penting, jangan saling mengganggu, ok?

Anarkis, jangan sampek, ini kan hari kasih sayang,

bukan hari gotok2-an.

Ok, bro?

Peace and love always,

Vincent Jose Kiehl.

CuRious : Pelanggan2 Internet Lounge gw yang unik2

February 12th, 2008 by antonbanget

Nggak kerasa ZY Internet Lounge udah mau memasuki minggu ketiga sejak pertama kali soft launching 1 Februari lalu.

So far sih emang belon rame2 banget karena masih belum banyak yang tau.
Tapi at least banyak dari yang pernah kesini back for more, and more, and more…
Yah, itu lah yang bisa gw banggain.
Berarti kan orang puas kesini, so balik lagi dan jadi pelanggan tetap.

Bukannya ge-er lho, tapi ada beberapa client yang berkomentar positif,
seperti, "Bagus juga yah, koneksinya juga cepet, akhirnya ada tempat yang cukup cozy di daerah sini"
Ada juga yang komentar, "Udah pernah buka di mana? Bagus lho tempatnya".
Karena emang belon pernah buka sebelumnya, ya makasih deh bu kalo emang gitu.
Hehehehe….

Speaking of my client, gw mau share neh beberapa "jenis" client2-nya ZY.
Masih inget kan sama si W, bocah kentir yang mengganggu ketentraman bersama warga Wiyung?
Yah, recently tuh anak masih suka bertandang, tapi ga sering juga.
Masuk tapi ga online, cuma setor muka doank, ga penting banget d,
udah mengganggu stabilitas nasional wiyung…
Terkahir neh anak baru dibeliin hape Smart sama bokapnya pas xin chia.
Senengnya bukan maen, dan gobloknya….
kenapa gw kasih nomer gw ke dia? ADUHHHH….!!!!!

Ok, gw ceritain orang laen aja deh. Masih banyak kok pelanggan2 gw yang lebih menguntungkan secara finansial. Hehehehehehe….!

Let’s start with bocah kelas 6 bernama Rizki alias Kiki.
Neh anak rupanya baru dibeliin hape sehingga tiap hari (iya tanpa absen seharipun)
menyumbangkan ceban ke kas gw.
Tau nggak ngapain?
Download lagu2 indo en barat, themes buat hape SE W200-nya, sama Java Games.
Kok gw bisa hafal gitu?
Ya eyalah secara setiap kali dateng gw bantuin cari lagu, situs, sampe ngompres file MP3-MP3 nya, pantesan aja betah ke Lounge gw.

Lanjut ke gank anak gereja yang kalo datang langsung ada "arisan dadakan" di Lounge gw.
Gile bow, walau cuma terdiri dari 3 pentol, suasananya bener2 hebring.
Ruammeeenya, trus dialognya tuh ga penting banget,
kayak, "eh ini di fsnya kok ga ada fotonya yah, pasti jelek orangya,"
ato "Eh ini kok cuma foto gw yang ga keluar?"
dan dijawab dengan, "ya iya, komputernya ga mau ngeluarin foto2 orang jelek."
Gimana ga ketawa gw.
Tapi diantara 3 orang itu, ada satu cewek cuakeeeep banget bow, paling2 masih
SMA. Mukanya reminds me of my junior high friend, Rosa.
Btw, Rosa sekarang kul di Petra jg, malah sering nyapa gw duluan dengan senyumannya yang hmmmmm….. merontokkan hati!
Cantik tapi rendah hati, yah gitu lah.
Rugi kalo ada cewek yang ga rendah hati ma cowok secakep gw.

Ada lagi yang bolak-balik convert DAT ke VCD.
Katanya sih di tempat lain pada ga bisa. Yah, kebetulan aja gw juga maniac film,
jadinya punya softwarenya.
Kayaknya neh orang lagi magang di Hugo’s deh,
soalnya VCD2nya itu tentang Smirnof (kompetisi bartending) gitu…

Beda lagi dengan gank cewek SMP yang bolak-balik ke sini.
Salah satu anggotanya yang agak ndut kayak Dora The Explorer dan suka baju kuning, kalo ke sini selalu ngajak temennya,
kalo sendirian pasti ragu2 mau masuk ato ga.
Trus kalo udah online, ngeliatin gw ma Albert terus.
Wekkk, ga pernah liat cowok2 kece yang jaga warnet di daerah sini yah?
Kacian, orang Wiyung emang rata2 di bawah standard semua sih,
kecuali gw bersaudara.
Hehehehehehe… .buat yang warga Wiyung jangan marah yah,
just kidding, just for laugh (Tukul kale….).

Udah ah capek ngomongin pelanggan2 gw,
ntar gw kualat lageee pada kabur karena takut dimasukin blog gw.
Pokoknya gitu d.

Speaking of internet connection, sekarang gw lagi gencar2nya ol di YM dan MSN,
so buat yang belon punya gw, silakan invite :
antonbanget@yahoo.com (YM) ato antonbanget@hotmail.com (MSN).
Gratissss….

Satu lagi info baru, Miss Debby udah punya koneksi sendiri di rumah dan sekarang udah bisa MSN-an (akhirnya….. kemana aja bu?) dengan alamat marcelladebby@hotmail.com (tuh takpromosiin, deb, bilang apa kamu sama saya?).

Udah deh, cape promosi,
ciao…